Cara Saya Mengelola Keuangan Sebagai Asn

30% dari penghasilan dialokasikan untuk biaya hidup sehari-hari, seperti makan, tagihan listrik, air, dan belanja bulanan. Cara mengatur keuangan pribadi yang baik akan sangat berguna bagi diri sendiri di masa depan. Perencanaan keuangan yang baik tidak harus dimulai ketika punya penghasilan besar.

Banyak para pelaku bisnis yang mengalami keterbatasan dalam masalah pendistribusian. Semua itu tentunya disebabkan oleh kurangnya jaringan yang luas ketika memasarkan produk. Memang tidak bisa dipungkiri semua pemula belajar dan memulai bisnis dari nol.

Selain menabung di financial institution, jangan lupa juga untuk menabung dengan menyimpan uang receh yang biasanya diperoleh dari kembalian belanja. Bisa jadi, uang receh ini bisa dimanfaatkan untuk keperluan tersier. Perubahan kondisi sekarang ini membuat keadaan keuangan Anda jadi berubah. Selanjutnya adalah mengalokasikan keuntungan tersebut dengan baik. Atur keuntungan tersebut dan bagi ke beberapa pos berdasarkan catatan yang kamu punya. Berapa persen untuk dana cadangan, berapa persen untuk produksi, berapa persen untuk modal, gaji karyawan, dan sebagainya.

Anda bisa mulai mengumpulkan dana darurat dari 20% gaji yang sudah diterima setiap bulannya. Setelah menjalani masa pandemi akibat COVID-19, akhirnya banyak orang menyadari pentingnya keberadaan dana darurat. Dana darurat bisa membantu Anda melalui krisis di tengah COVID ini untuk membayar tagihan-tagihan yang terus berjalan meski pemasukan berkurang. Untuk memisahkan keuangan pribadi dan usaha, langkah awal yang harus Anda lakukan adalah memisahkan tempat menyimpan keuangan, baik itu dompet ataupun rekening. Pengelolaan keuangan usaha seharusnya menjadi lebih baik karena tidak tercampur dengan keuangan pribadi dengan adanya rekening khusus. Padahal, ketidakdisiplinan dalam pengelolaan keuangan ini lambat laun akan berakibat buruk terhadap keberlangsungan usaha, bahkan bisa mengakibatkan kebangkrutan.

Tips mengatur keuangan

Dengan cara ini, uang perusahaan tidak macet dan bisa terus berputar. Hal yang penting dilakukan untuk memudahkan pemisahan keuangan usaha dengan keuangan pribadi adalah membuat rekening financial institution khusus atas nama usaha yang kamu jalankan. Jika keuangan usaha digabungkan dengan keuangan pribadi, akan menjadi sulit untuk menelusuri berapa uang milik pribadi dan berapa uang usaha.