Sulitkah Merintis Bisnis Sebagai Mahasiswa?

Saya melanjutkan sekolah S-1 manajemen keuangan,‎ saya pada saat sudah mau selesai. Sebelum saya wisuda, saya memutuskan untuk jadi pengusaha, tidak ada modal sama sekali. Orang sempat hina saya, karena dalam pemahaman mereka, menjadi pengusaha itu yang pertama harus punya uang, orangtua kaya, segala macam.

Investasi pertambangan pernah gagal, tapi habis itu sukses. ‎Tapi kalau jujur bahwa yang menginspirasi saya untuk tetap bekerja keras itu adalah ayah saya, ayah saya tidak sekolah, dalam keadaan sakit pun dia bekerja untuk menghidupi kami. Kelapa dengan gula merah yapong itu saya lakukan, dijual ke teman-teman sekolah saya.

Menjadi pengusaha sambil sekolah

Sehingga, ketika dua tahun atau tiga tahun di STIP, mereka keluar bisa menjelma menjadi pengusaha hebat. Wardah dengan PT Paragon Technology and Innovation sebagai badan hukumnya, kini menaungi setidaknya 300 item kosmetik diantaranya wardah, emina, dan make over. Size bisnis segmen muslimah ini, kian melebar lantaran bertumbuhnya fashion kingkong slot muslim yang life-style. Berbagai penghargaan telah didapat oleh Nurhayati, diantaranya ialah Pemenang Perempuan Bintang Awards 2018. Semoga biografi Nurhayati sebagai pendiri wardah ini menginspirasi.

Memiliki hobi yang dapat menghasilkan uang merupakan bonus hidup yang paling menyenangkan. Menjalankan hobi dan mendapatkan uang sekaligus adalah suatu kebanggaan sendiri bagi semua orang. Misalnya ketika Kamu memiliki hobi desain grafis yang sangat bagus, Kamu dapat melakukan open order desain emblem maupun kaos. Bisnis untuk anak sekolah yang paling banyak dilakukan ialah menjadi seorang agen pulsa. Di period millennial ini, orang yang menggunakan HP lebih dari sekedar komunikasi biasa. Sosial media seperti Instagram menjadi ajang penyebaran informasi yang tepat.

Modal ini mencakup berbagai aspek, seperti kemampuan, minat, materi, waktu luang, atau aspek lain yang kamu anggap penting. Banyak orang mengatakan mereka ingin memulai bisnis tetapi begitu terperangkap dalam tahap perencanaan atau sangat takut melakukan kesalahan sehingga mereka tidak pernah mengambil langkah. Sangat mudah untuk membiarkan mimpi wirausaha besar memudar jika Anda membiarkan itu terjadi, terutama jika Anda harus bersaing dengan tuntutan sekolah. Itu tidak selalu mudah dilakukan apalagi bagi mereka yang menjalani bisnis sambil kuliah. Karena jika salah saja menentukan prioritas maka akan berimbas buruk pada salah satunya.

Pada 2002, Ketua Umum Kadin Indonesia yang ketika itu dipegang oleh Aburizal Bakrie mempercayai Rachmat Gobel untuk duduk sebagai Ketua Kadin Indonesia Bidang Industri Logam, Mesin, Kimia dan Elektronika. Sejak saat itu dia banyak melakukan kunjungan ke sentra industri di berbagai daerah. Kunjungan tersebut dilakukan untuk mencari permasalahan yang terjadi dan berusaha mencari solusi. Berkat kepeduliannya ini, Rahmat memiliki observe document apik di bidangnya.