Analisis Minat Berwirausaha Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Lampung Timur

Tak ada jalan mudah untuk mencapai kesuksesan, termasuk di dalam dunia bisnis sekalipun. Sadari hal ini sejak awal, agar kamu selalu berupaya sekeras mungkin untuk bisa yakin pada bisnis yang kamu jalankan. Mental yang baik sejak awal, akan membantu kamu untuk bertahan, belajar dan belajar terus dalam mengembangkan bisnis yang kamu jalankan. Gagal itu soal biasa, namun yang membedakan kegagalan seseorang dengan yang lainnya adalah ketika orang tersebut selalu bisa bangkit dan memperbaiki kegagalannya. Mengingat kamu adalah generasi sekarang yang aktif dan mengikuti perkembangan teknologi, maka kamu juga harus memiliki kemampuan untuk memanfaatkan hal tersebut di dalam bisnis kamu. Mulailah mempelajari bagaimana cara untuk memaksimalkan berbagai media sosial yang ada saat ini untuk memajukan bisnis yang akan kamu jalankan nanti.

Anda termasuk mahasiswa yang aktif bergabung sebagai komite acara-acara besar di kampus? Ada banyak sekali peluang untuk Anda yang tertarik menggeluti bisnis ini. Mulai dari mengurus acara ulang tahun, pernikahan, bridal bathe, child bathe, konser musik dan lain-lain. Sebagian besar dari Anda pasti sudah cukup sering bila melihat para blogger yang melakukan promosi suatu produk. Biasanya mereka bekerja sama dengan model atau perusahaan untuk diminta mempromosikan barang tersebut.

Kamu harus mempertimbangkannya secara matang agar kamu bisa menjalankan bisnis dengan lancar. Kalau pakai contoh di atas, maka workshop adan exercise planner memiliki pesaing bukan hanya dari planner workshop lain tetapi juga dari ekskul, tempat les, childcare heart, tempat health club anak, dan lainnya. Nah, kompetitor tersebut bisa kamu kelompokkan lagi dengan parameter kamu sendiri. Yup, parameternya kamu tentukan sendiri sesuai situasi dan kondisi bidang bisnis yang digeluti.

Bisnis kuliner sering sekali menjadi pilihan utama dalam memulai bisnis, karena makanan atau minuman selalu dicari sebagai kebutuhan setiap manusia. Apalagi cukup banyak orang yang lebih memilih untuk membeli makanan di luar dibandingkan memasak sendiri, terlebih lagi di kota-kota besar. Jika kamu tidak memiliki waktu yang banyak, kamu juga bisa mencoba freelance. Kebanyakan freelancehanya butuh modal laptop, seperti jika kamu menjadi freelance author contohnya.

Langkah-langkah mahasiswa memulai wirausaha

Dalam hal ini, mobile dapat mengacu pada perangkat mobile maupun aktivitas yang dilakukan secara mobile. Menurut National Retail Federation, lebih dari 58% mahasiswa memilih untuk tinggal di rumah daripada menyewa dorm. Artinya, Anda tidak bisa menjangkau mahasiswa di kampus semudah biasanya. Mereka pun membuat sebuah aplikasi bernama Cram yang mampu membantu mahasiswa untuk menyiapkan diri menghadapi ujian. Ashli Norton, co-founder dari SimpleLeap Software, mengatakan bahwa berdasarkan pengalaman mereka, akses cell menjadi cara paling efektif untuk membuat perusahaannya terjangkau oleh mahasiswa. Jika sudah melakukan analisis tersebut berdasarkan penemuan yang sudah ada, Anda bisa menilai apakah ukuran dan karakteristik pasar sesuai dengan produk atau jasa yang ingin ditawarkan.

Di era internet sekarang ini, masyarakat sudah mulai lumrah dengan transaksi online. Beberapa produk yang paling banyak dijualbelikan ditoko on-line adalah pakaian, obat herbal, kerajinan khas daerah, tas, kaos, atau produk barang digital lainnya, seperti e-book, perangkat lunak, musik, dan lain sebagainya. Ditambah lagi, bisnis toko on-line ini bisa dilakukan dengan menjual barang sendiri atau orang lain yang ingin menitip jual pada kita. Misalnya, usaha catering makanan tidak akan cocok bagi mahasiswa karena untuk membangun bisnis catering kamu membutuhkan waktu sehari penuh untuk memasak. Sebaliknya usaha toko kue rumahan bisa jadi ide bisnis yang cocok, karena kue bisa dibuat saat malam hari, dan bisa bertahan hingga beberapa waktu sampai akhirnya laku terjual.

Waktu-waktu luang ini bisa jadi peluang untuk memulai suatu bisnis. Selain bisa menjadi produktif, kita juga bisa mendapatkan uang saku tambahan, dan waktu luang yang kita punya nggak kebuang sia-sia. Wan Muhammad Hasyim, pemilik 92 gerai Idolmart yang juga pengurus IKA UNRI Jabodetabek menyebut semangat wirausaha mesti didorong sejak di kampus. Dengan langkah ini, para lulusan nanti memiliki bekal untuk membangun usaha sendiri. “Toko percontohan ini mengajarkan membuat model bisnis ritel skala kecil. Kami yakin ini sangat bermanfaat,” kata Ketua Umum Masyarakat Ritel Indonesia ini.